Air dan Keteraturan Alam


Air merupakan salah satu elemen penting dalam hidup ini. Terbukti bahwa kehidupan terdapat di Bumi. Satu-satunya planet di tata surya kita yang terdapat air.  Air menyelimuti sebagian besar permukaan bumi. Air begitu penting bagi hidup. Seperti kita ketahui bahwa air di bumi ini mengalami siklus. Sehingga dapat di kategorikan sebagai sumber daya alam terbaharukan. Namun siklus air ini berubah ubah setiap zamannya.dunia-air

Ketika dahulu, ketika hujan banyak dari masyarakat menampung air hujan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Anak-anak senang ketika hujan mulai datang. Mereka keluar untuk berbasah-basahan mandi air hujan. Mereka tak khawatir akan jatuh sakit, karena air hujan yang turun adalah air yang bersih. Di kala pagi ataupun senja, mereka mandi di sungai. Tidak takut akan datangnya air bah, ataupun takut dengan air yang sudah tercemar limbah. Setidaknya waktu lalu hutan-hutan masih berdiri dengan kokoh, dan siap untuk menopang air yang datang dengan sebegitu banyak. Pohon-pohon ini menjadikan air selalu ada sepanjang tahun. Limbah-limbah pun tak ada. Sekalipun ada itu hanyalah limbah sabun yang kuantitasnya masih rendah. Taka da pabrik yang mengotori sungai-sungai. Semua keteraturan alam masih berjalan sebagaimana mestinya. Seiring dengan perkembangan zaman. Segala keteraturan alam mulai memudar. Hutan-hutan mulai berwajah muram. Air yang berhembus pun mulai dingin. Dengan perasaan tanpa dosa mereka melakukan illegal logging. Merusak pelindung bumi ini, pohon-pohon yang malang. Menjadikan air sering datang tak bersahabat. Datang dengan sangat banyak dan kotor. Menyapu semua yang dilauinya. Manusia melupakan takdirnya sebagai khalifah di muka bumi. Yang seharusnya menjaga yang lain. Bukan berbuat kerusakkan daripadanya.

Air mengalir tak bersih lagi. Pabrik bermunculan di sana-sini tanpa mengimbanginya. Tanpa aksi lingkungan. Limbah jatuh di sungai-sungai, sehingga tak ada lagi keceriaan bagai hari lalu. Asap yang membumbung tinggi ke udara meracuni awan. Dan menjadikan air hujan menjadi asam dan tidak bersih. Hujan asam ini tidak  baik bagi kehidupan. Tidak baik pula bagi benda-benda logam yang dapat mengalami korosi. Asap polusi pun andil dalam pemanasan global. Bongkahan es di kutup mencair dan mulai menggenangi dataran bumi ini. Menyebabkan banjir rob. Keadaan ini pun menyebabkan siklus air di alam mulai tidak teratur. Di daerah tropis, seperti di Negara Indonesia ini, iklim tak lagi jelas. Di musim kemarau masih terdapat hujan. Di musim penghujan, masih terdapat tanah-tanah yang menjadi kering. Aku tak tahu apa yang terjadi dengan pelajaran tentang iklim yang di ajarkan pada waktu SD. Mengenai petani yang menanam padi di musim penghujan. Dan Palawija di musim kemarau. Ku dengar keluhan petani akan ketersediaan air di sawah-sawah mereka. Ketika mereka menanam padi. Hujan tak kunjung datang dan menjadikan sawah-sawah menjadi kering dan mati. Di kala yang lain, mereka menanam palawija. Kemudian tiba-tiba hujan turun secara berkelanjutan. Menjadikan tanaman palawija menjadi mati.titik-hujan

Ketidak teraturan ini pula menyebabkan sering terjadinya hujan disertai petir. Menjadikan air hujan langsung mengalir menuruni bukit, dan sering menyebabkan air bah di daerah dataran rendah. Menjadikan kota yang semula ramai dengan segera menjadi kota mati. Jika banjir datang dengan tenang banyak dari sawah-sawah yang siap panen menjadi terendam air. Menyebabkan kerugian yang amat besar bagi penduduk kasta bawah. Air-air ini pula membawa banyak penyakit seiring dengan kandungan limbah yang dibawanya.

Kita sebagai generasi sekarang, sudah merasakan dampak dari perkembangan zaman. Perkembangan yang tidak berorientasikan lingkungan di masa lalu. Di masa sekarang ini masih sedikit pihak-pihak yang sadar akan lingkungan.

Air begitu penting. Maka dari itu mulai sekarang mari kita peduli terhadap air. Air dapat bersikap ramah dan dapat pula murka sebagai bencana. Tergantung dari perilaku kita terhadapnya. Mari kita hijaukan kembali hutan-hujan yang muram, hemat dalam penggunaan air, dan jangan lagi mengusik keteraturan yang diberikan oleh alam. Insya Allah dengan kepedulian kita terhadap lingkungan alam. Alam pun akan ramah dengan kita. Tak akan lagi krisis air bersih. Takkan ada lagi berita mengenai bencana tentang air. Yang ada hanya manfaat.

Dengan tulisan yang seadanya ini, saya berharap agar secepatnya hari ini dan hari esok alam dapat bersahabat lagi dengan kita sebagai manusia. Tak ingin masalah-masalah air ini berkelanjutan di masa depan. Tak ingin korban amukan air bertambah. Hidup damai itu lebih indah. Damai terhadap sesama untuk mewujudkan ini semua. Damai terhadap lingkungan. Sehingga terwujud lingkungan yang indah bagai hari lalu.

Tidak perlu berpikir terlalu jauh, jika anda tidak memiliki daya yang besar untuk melakukan perbaikan ini. Anda yang tidak mempunyai kepentingan lagi setelah membaca celotehanku ini. Anda dapat dengan segera mematikan komputer anda. Itu akan menghemat listrik. Jika listrik tersebut di hasilkan oleh PLTA(pembangkit listrik tenaga air). Maka anda telah ikut menghemat penggunaan air. Menunjukan kepedulian anda terhadap lingkungan.

Semoga rekan-rekan semua mulai peduli dengan alam dan air. Berharap hutan-hutan dapat tersenyum kembali. Semoga tulisan ini berguna.

About ervannur

Orang malam yang membicakan terang (G.I.E)

Posted on Februari 19, 2011, in Tulisan and tagged , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. Orang kadang tidak menyadari itu, info yang bagus,
    jalan2 ketulisanku ah teman, salam kenal🙂
    http://mbojosouvenir.wordpress.com/2011/01/31/keunikan-dan-rahasia-air/

  2. Salam kenal juga, makasih😀
    Gimana kalau tukeran link?
    link teman sudah saya pasang

  3. Post yg keren
    boleh bookmark post ini gag?
    Salam kenal sebelumx…
    http:\\happynature.wordpress.com

  1. Ping-balik: Air dan Keteraturan Alam « Life with Honesty

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: