Blogger dan WordPress

Setidaknya ada dua penyedia layanan blogging besar di internet. Yakni Blogger dan WordPress. Bagi yang ingin membuat blog berikut adalah sedikit perbandingan dari kedua layanan blogging tersebut.

Dari segi penampilan

SunBlogger

Blogger

Read the rest of this entry

Web Browser dan Search Engine

Sebagai anak IT mungkin sangat mudah bagi kita menyebutkan perbedaan antara Web Browser dan Search engine. Tapi diluar sana banyak sekali orang yang tidak mengetahui hal tersebut. Seperti pada video berikut ini.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa browser adalah search engine, tempat dimana kita mencari informasi, tempat dimana menaruh keyword pencarian, google, atau bahkan yahoo.

what-browser-search-engine1

Dalam web browser memang terdapat fitur untuk melakukan pencari secara langsung. Mungkin itulah yang membuat garis batas antara web browser dan search engine menjadi kabur. Read the rest of this entry

Syntax Google

trik googlePenyaringan Query

  • Sinonim.
    Jika Anda ingin mencari sinonim dari suatu kata, misal rumah maka tambahkan tanda ~ di depan keyword yang Anda masukkan. Dalam contoh ini, ~Rumah
    Jika Anda tidak tahu dimana letak tanda~ itu, biasanya letak tombolnya ada di sebelah angka 1. Tekan tombol Shift lalu tekan tombolnya.
  • Tanda Tambah [+].
    Kenapa tanda tambah? Jawabnya karena Google akan mengabaikan beberapa kata umum seperti dan, yang dan sebagainya. Untuk mencari kata yang memang membutuhkan kata-kata umum tersebut, tambahkan tanda + di depan kata tersebut. Misal, download +dan tips trik. Maka Anda akan mendapat hasil berbeda dimana kata “dan” akan diperhatikan oleh Google.
  • Tanda kurang (-)
    Bila tanda tambah untuk menambah, maka tanda kurang untuk mengurangi. Misalnya anda ingin mencari website tapi tidak mengandung kata favorit maka anda dapat menuliskan: website -favorit. Maka google akan menampilkan web yang hanya mengandung kata website tanpa mengandung kata favorit.
  • Tanda bintang (*)
    Istilahnya wilcard yang bisa digantikan apa saja
    Misal anda menuliskan : bukan hanya * tetapi juga *. Maka google akan menampilkan web yang mengandung kata bukan hanya anda tetapi juga saya, atau bukan hanya kamu tetapi juga saya.

Read the rest of this entry

Web Portal

Sebuah web portal , merupakan halaman web, yang menyajikan informasi dari berbagai sumber dengan cara terpadu. Web portal memiliki fitur standar berupa mesin pencari informasi, selain itu bisa juga terdapat layanan e-mail, berita, hiburan, dan lain-lain. Web portal memiliki kemampuan tertentu yang mengikuti selera para pengunjungnya. Isinya biasanya berupa konten yang dinamis. Contoh dari web portal yang sudah familiar adalah Yahoo!, iGoogle, AOL, dan MSN. Perbedaan web portal dengan website adalah dari segi kegunaannya. Website digunakan untuk menampilkan suatu informasi, opini, dan sebagainya, sedangkan web portal digunakan untuk membangun komunitas online dan menghadirkan lingkup yang lebih luas mengenai berbagai informasi kepada pengunjung.

Web Portal (2)

Web portal muncul bersamaan setelah perkembangan peramban web pada pertengahan tahun 1990. Web portal mengawali keberadaannya sebagai penyedia direktori internet sampai dengan fasilitas mesin pencari yang diantaranya adalah Excite, Lycos, AltaVista, infoseek, dan hotboot. Mereka merupakan beberapa layanan yang  tertua dari yang ada. Strategi dari web portal adalah mendorong pengguna untuk melakukan kunjungan berulang pada suatu portal. Game, chat, email, berita, dan layanan lain bertujuan agar pengunjung tinggal lebih lama, sehingga akan menambah penghasilan iklan.

Read the rest of this entry

Air dan Keteraturan Alam

Air merupakan salah satu elemen penting dalam hidup ini. Terbukti bahwa kehidupan terdapat di Bumi. Satu-satunya planet di tata surya kita yang terdapat air.  Air menyelimuti sebagian besar permukaan bumi. Air begitu penting bagi hidup. Seperti kita ketahui bahwa air di bumi ini mengalami siklus. Sehingga dapat di kategorikan sebagai sumber daya alam terbaharukan. Namun siklus air ini berubah ubah setiap zamannya.dunia-air

Ketika dahulu, ketika hujan banyak dari masyarakat menampung air hujan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Anak-anak senang ketika hujan mulai datang. Mereka keluar untuk berbasah-basahan mandi air hujan. Mereka tak khawatir akan jatuh sakit, karena air hujan yang turun adalah air yang bersih. Di kala pagi ataupun senja, mereka mandi di sungai. Tidak takut akan datangnya air bah, ataupun takut dengan air yang sudah tercemar limbah. Setidaknya waktu lalu hutan-hutan masih berdiri dengan kokoh, dan siap untuk menopang air yang datang dengan sebegitu banyak. Pohon-pohon ini menjadikan air selalu ada sepanjang tahun. Limbah-limbah pun tak ada. Sekalipun ada itu hanyalah limbah sabun yang kuantitasnya masih rendah. Taka da pabrik yang mengotori sungai-sungai. Semua keteraturan alam masih berjalan sebagaimana mestinya. Seiring dengan perkembangan zaman. Segala keteraturan alam mulai memudar. Hutan-hutan mulai berwajah muram. Air yang berhembus pun mulai dingin. Dengan perasaan tanpa dosa mereka melakukan illegal logging. Merusak pelindung bumi ini, pohon-pohon yang malang. Menjadikan air sering datang tak bersahabat. Datang dengan sangat banyak dan kotor. Menyapu semua yang dilauinya. Manusia melupakan takdirnya sebagai khalifah di muka bumi. Yang seharusnya menjaga yang lain. Bukan berbuat kerusakkan daripadanya.

Air mengalir tak bersih lagi. Pabrik bermunculan di sana-sini tanpa mengimbanginya. Tanpa aksi lingkungan. Limbah jatuh di sungai-sungai, sehingga tak ada lagi keceriaan bagai hari lalu. Asap yang membumbung tinggi ke udara meracuni awan. Dan menjadikan air hujan menjadi asam dan tidak bersih. Hujan asam ini tidak  baik bagi kehidupan. Tidak baik pula bagi benda-benda logam yang dapat mengalami korosi. Asap polusi pun andil dalam pemanasan global. Bongkahan es di kutup mencair dan mulai menggenangi dataran bumi ini. Menyebabkan banjir rob. Keadaan ini pun menyebabkan siklus air di alam mulai tidak teratur. Di daerah tropis, seperti di Negara Indonesia ini, iklim tak lagi jelas. Di musim kemarau masih terdapat hujan. Di musim penghujan, masih terdapat tanah-tanah yang menjadi kering. Aku tak tahu apa yang terjadi dengan pelajaran tentang iklim yang di ajarkan pada waktu SD. Mengenai petani yang menanam padi di musim penghujan. Dan Palawija di musim kemarau. Ku dengar keluhan petani akan ketersediaan air di sawah-sawah mereka. Read the rest of this entry

Pransangka, Diskriminasi, dan Etnosentrisme

perbedaan kepentingan

Perbedaan Kepentingan


Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda- beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, misalnya perbedaan kepentingan dalam hal pemanfaatan hutan.
Para tokoh masyarakat menanggap hutan sebagai kekayaan budaya yang menjadi bagian dari kebudayaan mereka sehingga harus dijaga dan tidak boleh ditebang. Para petani menbang pohon-pohon karena dianggap sebagai penghalang bagi mereka untuk membuat kebun atau ladang. Bagi para pengusaha kayu, pohon-pohon ditebang dan kemudian kayunya diekspor guna mendapatkan uang dan membuka pekerjaan. Sedangkan bagi pecinta lingkungan, hutan adalah bagian dari lingkungan sehingga harus dilestarikan. Di sini jelas terlihat ada perbedaan kepentingan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya sehingga akan mendatangkan konflik sosial di masyarakat. Konflik akibat perbedaan kepentingan ini dapat pula menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Begitu pula dapat terjadi antar kelompok atau antara kelompok dengan individu, misalnya konflik antara kelompok buruh dengan pengusaha yang terjadi karena perbedaan kepentingan di antara keduanya. Para buruh menginginkan upah yang memadai, sedangkan pengusaha menginginkan pendapatan yang besar untuk dinikmati sendiri dan memperbesar bidang serta volume usaha mereka.

Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kemiskinan

science_image

Ilmu Pengetahuan


Just kidding Ilmu (atau ilmu pengetahuan) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.

Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.

Contoh: Ilmu Alam hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani (materiil saja) atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika membatasi lingkup pandangannya ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang kongkrit. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jauhnya matahari dari bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi sesuai untuk menjadi perawat.

Sikap Ilmiah


Scientist atau Sikap ilmiah dimana ilmuwan mempelajari gejala-gejala alam melalui observasi, eksperimentasi dan analisis yang rasional. Ia menggunakan sikap-sikap tertentu (Scientific attitudes). Sikap-sikap tersebut antara lain :
1. Jujur
Seorang ilmuwan wajib melaporakan hasil pengamatan secara objektif. Dalam kehidupan sehari-hari mungkin saja ia tidak jujur dari manusia lain, tetapi dalam hal penelitian ia harus sejujur-jujurnya dalam melaporkan penelitiannya.
2. Terbuka
Seorang ilmuwan mempunyai pandangan luas, terbuka dan bebas dari praduga. Ia tidak akan meremehkan suatu gagasan baru. Ia akan menghargai setiap gagasan baru dan mengujinya sebelum menerima/ menolaknya. Jadi ia terbuka akan pendapat orang lain.
3. Toleran
Seorang ilmuwan tidak merasa bahwa ia paling hebat. Ia bersedia mengakui bahwa orang lain mungkin mempunyai pengetahuan yang lebih luas, atau mungkin saja pendapatnya bisa salah. Dalam belajar menambah ilmu pengetahuan ia bersedia belajar dari orang lain, membandingkan pendapatnya dengan pendapat orang lain, serta tidak memaksakan suatu pendapat kepada orang lain.
4. Skeptis
Ilmuwan dalam mencari kebenaran akan bersikap hati-hati, meragui, dan skeptis. Ia akan menyalidiki bukti-bukti yang melatarbelakangi suatu kesimpulan. Ia akan bersikap kritis untuk memperoleh data yang menjadi dasar suatu kesimpulan tanpa didukung bukti-bukti yang kuat.

Read the rest of this entry

Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan

multiculturalismMasyarakat

Perkataan society berasal dari bahasa Latin societas, "perhubungan baik dengan orang lain". Perkataan societas diambil dari socius yang berarti "teman", maka makna masyarakat itu adalah berkait rapat dengan apa yang dikatakan sosial.

Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

Untuk menjadi sebuah masyarakat memerlukan beberapa syarat-syarat tertentu, yaitu :

  1. Harus ada pengumpulan manusia, dan harus banyak, bukan pengumpulan binatang.
  2. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama di suatu daerah tertentu.
  3. Adanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.

Dipandang dari cara terbentuknya, masyarakat dapat dibagi dalam :

  1. masyarakat paksaan, misalnya Negara, masyarakat tawanan, dan lain-lain
  2. masyarakat merdeka, yagn terbagi dalam :
  • masyarakat nature, yaitu masyarakat yang terjadi dengan sendirinya, seperti gerombolan, suku, yagn bertalian dengan hubungan darah atau keturunan
  • masyarakat kultur, yaitu masyarakat yang terjadi karena kepentingan keduniaan atau kepercayaan, misalnya koperasi, kongsi perekonomian, gereja dan sabagainya

Read the rest of this entry

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat

pelapisan-sosialPelapisan sosial atau stratifikasi sosial (sosial stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat). Definisi sistematik antara lain dikemukakan oleh Pitirim A. Sorokin bahwa pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). Perwujudannya adalah adanya lapisan-lapisan di dalam masyarakat, ada lapisan yang tinggi dan ada lapisan-lapisan di bawahnya. Setiap lapisan tersebut disebut strata sosial. P.J. Bouman menggunakan istilah tingkatan atau dalam bahasa belanda disebut stand, yaitu golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu dan menurut gengsi kemasyarakatan. Istilah stand juga dipakai oleh Max Weber(1).

Terjadinya Stratifikasi Sosial

a. Terjadi Dengan Sendirinya

Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Pengakuan-pengakuan terhadap kekuasaan dan wewenang tumbuh dengan sendirinya. Oleh karena sifatnya yang tanpa disengaja inilah maka bentuk pelapisan dan dasar dari pelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu dan kebudayaan masyarakatnya. Pada pelapisan yang semacam ini maka kedudukan seseorang pada sesuatu strata atau pelapisan adalah secara otomatis, misalnya karena usia tua, kepandaian yang lebih, orang yang berbakat seni dan sebagainya.

b. Terjadi Dengan Disengaja

Sistem pelapisan yang disusun dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Di dalam sistem pelapisan ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. Sehingga dalam hal wewenang dan kekuasaan ini maka di dalam organisasi itu terdapat keteraturan sehingga jelas bagi setiap orang berada pada tempatnya. Misalnya di dalam organisasi pemerintahan, organisasi partai politik, perusahaan besar, perkumpulan-perkumpulan resmi, dan lain-lain(2).

Kemudian adapun perbedaan sistem pelapisan dalam masyarakat

1. Ukuran kekayaan

Kekayaan (materi atau kebendaan) dapat dijadikan ukuran penempatan anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial yang ada, barang siapa memiliki kekayaan paling banyak mana ia akan termasuk lapisan teratas dalam sistem pelapisan sosial, demikian pula sebaliknya, pa tidak mempunyai kekayaan akan digolongkan ke dalam lapisan yang rendah. Kekayaan tersebut dapat dilihat antara lain pada bentuk tempat tinggal, benda-benda tersier yang dimilikinya, cara berpakaiannya, maupun kebiasaannya dalam berbelanja.

2. Ukuran kehormatan

Ukuran kehormatan dapat terlepas dari ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan. Orang-orang yang disegani atau dihormati akan menempati lapisan atas dari sistem pelapisan sosial masyarakatnya. Ukuran kehormatan ini sangat terasa pada masyarakat tradisional, biasanya mereka sangat menghormati orang-orang yang banyak jasanya kepada masyarakat, para orang tua ataupun orang-orang yang berprilaku dan berbudi luhur.

3. Ukuran ilmu pengetahuan

Ukuran ilmu pengetahuan sering dipakai oleh anggota-anggota masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. Seseorang yang paling menguasai ilmu pengetahuan akan menempati lapisan tinggi dalam sistem pelapisan sosial masyarakat yang bersangkutan. Penguasaan ilmu pengetahuan ini biasanya terdapat dalam gelar-gelar akademik (kesarjanaan), atau profesi yang disandang oleh seseorang, misalnya dokter, insinyur, doktorandus, doktor ataupun gelar profesional seperti profesor. Namun sering timbul akibat-akibat negatif dari kondisi ini jika gelar-gelar yang disandang tersebut lebih dinilai tinggi daripada ilmu yang dikuasainya, sehingga banyak orang yang berusaha dengan cara-cara yang tidak benar untuk memperoleh gelar kesarjanaan, misalnya dengan membeli skripsi, menyuap, ijazah palsu dan seterusnya(1). Read the rest of this entry

Warga Negara dan Negara

istana-negaraHukum adalah kumpulan peraturan hidup di dalam masyarakat yang memaksa orang supaya menaati tata tertib dalam masyarakat serta memberikan sanksi yang tegas (hukuman) terhadap siapa saja yang tidak patuh menaatinya(1). Agar dapat mengetahui dan mengenal apakah hukum itu, sebelumnya harus dapat mengetahui ciri-ciri hukum, diantaranya adalah :

  1. Adanya perintah dan / atau larangan. Perintah untuk melakukan sesuatu atau larangan untuk tidak melakukan sesuatu.
  2. Perintah dan / atau larangan itu harus ditaati setiap orang.
  3. Adanya sanksi / hukuman. Sanksi dapat berupa sanksi administratif atau sanksi hukuman badan (pidana).

Setiap orang wajib bertindak sedemikian rupa dalam masyarakat, sehingga tata tertib dalam masya- rakat itu tetap terpelihara dengan sebaik-baiknya(2)(3).

Adapun pula sifat-sifat dari hukum, yakni sifat mengatur dan memaksa. Ia merupakan peraturan-peraturan hidup kemasyarakatan yang dapat memaksa orang supaya mentaati tata-tertib dalam masyarakat serta memberikan sanksi yang tegas (berupa hukuman) terhadap siapa saja yang tidak mau patuh mentaatinya. Untuk menjaga agar peraturan-peraturan hukum itu dapat berlangsung terus dan diterima oleh seluruh anggota masyarakat, maka peraturan hukum yang ada harus sesuai dan tidak boleh bertentangan dengan asas-asas keadilan dari masyarakat tersebut(3).

Hukum ada karena memiliki sumber-sumber hukum yang dapat ditinjau dari segi material dan segi formal.

1. Sumber-sumber hukum material, dapat ditinjau dari berbagai sudut misalnya

dari sudut ekonomi, sejarah, sosiologi, filsafat, dsb.

2. Sumber-sumber hukum formal, antara lain adalah :

  • Undang-undang (statute).
  • Kebiasaan (costum).
  • Traktat (treaty).
  • Pendapat sarjana hukum (doktrin)(3).

Dalam perkembangannya, hukum dikelompokan berdasarkan aspek-aspek tertentu.

Read the rest of this entry